Moshimoshi.. (^v^)

Kali ini lagi nggak pengen review sih tapi lebih cerita kepengalaman pribadi aku sewaktu ingin beli kamera pada saat itu. Ya, sekitar beberapa bulan yang lalu lah ya. Sebenarnya nggak kepikiran sih buat diceritain di blog tetapi kata teman blogger lain di IFB (Indonesian Female Bloggers) mending diceritain aja sekalian bagi pengalaman.

Jadi, awalnya aku ngebet banget kepengen punya kamera baru terus karena duit belum cukup jadi santai aja, tiba-tiba kamera pocket aku rusak karena kecerobohan aku sendiri. Kamera itu aku letakin dilantai doang dilantai dan dilantai itu juga ada aqua sama cairan NaCL (cairan garam) kemudian aku tidur dengan nyenyaknya tanpa membereskan semua itu. Kejadian lah semua air itu tumpah, rusak lah kamera. 😣 Nggak sempat nangis lagi, udah rusak berkarat gitu juga. 😫

source: opinions.ng

Singkat cerita, karena aku perlu banget kamera dan deadline blog yang menumpuk pada saat itu, mau nggak mau aku harus beli kamera baru. Au ah, duitnya dapat dari mana 😂 bohong, aku pinjam duit sama mama aku. Aku nggak minta gratisan, aku bayar. 😝 Sekarang aja masih nyicil HAHA 😂 walau bayarnya sering telat, nggak apa-apa lah ya, mama sendiri juga. Hihi 😛

Udah mulai kepanjangan aku cerita pembukanya. Sekarang kita mulai survei ingin membeli kamera. Awalnya aku tanya-tanya dulu dong karena nggak paham sama sekali sama kamera. Aku tanya disemua grup beauty blogger baik di line maupun di WhatsApp. Mereka banyak saranin kamera merk Canon sama Sony Alpha. Sempat galau disaranin berbagai tipe kamera. Galau bin bingung. 😩

Read:

Akhirnya hati memutuskan untuk membeli kamera Sony Alpha 5000 karena memang pecinta Sony tetapi bingung mau beli dimana, nanya sama beauty blogger lain pun percuma karena mereka nggak ada yang tinggal satu kota sama aku, kebanyakan beauty blogger tinggal di Pulau Jawa. Ada juga blogger lain yang tinggal di Banjarmasin tetapi juga kurang tahu juga beli kamera dimana. Akhirnya aku survei sendiri tanpa bawa uang. Sengaja, aku nggak bawa uang cash pada saat itu karena malas aja. 

source: sony.co.id

Sampai lah aku ke mall (satu-satunya mall di Banjarmasin) dilantai dasarnya itu banyak banget penjual kamera. Survei disitu dulu, harga awal yang ditawarkan pada murah. Ada juga yang kamera dilantai 1 dan harganya agak mahalan, jadi skip dulu lah ya. Jadi, menanyakan harga dan lain-lainnya dilantai dasar dulu.

Setelah tanya semua toko, tanya harga kamera saja pada saat itu. Toko pertama ini yang paling murah, jadi aku kembali ke toko pertama ini. Di toko pertama, harga murah banget dibawah harga konter Sony, kalau tidak salah pada saat itu harga yang ditawarkan 4,7 juta dengan mendapatkan kamera beserta lensa dan gratis memori. Pada saat itu aku berdua sama teman aku. Udah deal dong mau beli, jadi teman aku ini tinggal dulu di tokonya sementara aku ambil uang ke atm terus udah ambil uang di atm terus tiba-tiba teman yang aku suruh tunggu tadi nyamperin, katanya itu harga nggak pake lensa. Aihh, langsung kesal aku-nya dan langsung nggak jadi beli disana. 😤 Ya, udah jadinya jalan-jalan aja di mall sembari memikirkan mau beli dimana.

source: pinterest.com

Udah capek jalan-jalannya lalu pas mau pulang didekat pintu keluar ternyata ada toko kamera yang belum aku masukin, terus tanya-tanya lah sekalian ceritain pengalaman di toko-toko sebelumnya tadi. Dia bilang "masa beli kamera, tidak sama lensanya. Ada-ada aja." Terlihat begitu meyakinkan di mata aku si koko ini. Terus si koko ini saat aku ingin beli kamera membuat aku tambah bingung karena dia saranin ini itu - ini itu yang membuat aku tambah bingung bin galau saat ingin membeli kamera, aku jadi benar-benar puyeng banget sampai aku chat-chat digrup blogger, nanyain ulang yang bagus. Akhirnya dengan keberadian diri lagi, aku putuskan aku tetap membeli Sony Alpha 5000. Ok, udah deal harga sama si koko ini lalu temannya ambilin barangnya digudang. Eh, si temannya ini saat kembali ke gudang malah bisik-bisik terus bicaranya menggunakan bahasa Cina. Aku udah super duper curiga banget kalau ada orang lakuannya kayak begini.  Setelahnya, dia bilang "lensanya habis dan yang ada cuma body-nya aja tetapi harga sama dengan yang tadi dan lensanya kita ganti dengan lensa yang lain dan lensa ini bakalan lebih bagus." Dalam hati aku "udah mulai nggak beres neh". Aku mula menimbang-nimbang antara mau beli sama nggak beli dan rasa nggak enak hati kalau nggak beli. Si koko terus merayu dan menggantakan "harga ini cuma berlaku hari ini dan besok belum tentu harganya segini." Fix, bikin aku galau sama tambah nggak yakin (perasaan yang aneh). Lalu aku bisikin teman aku "udah, nggak jadi aja tapi bilang aja ke kokonya kalau aku masih menimbang-nimbang mau beli dan kalau jadi beli, aku bakalan datang lagi besok". Disampaikan lah sama teman aku begitu dan kita berlalu pergi.

Sampai rumah, aku terus memikirkan hal itu jelas tidak beres dan itu bukan Sony Alpha yang asli. Iya, sebelum mau membeli, aku dibekali sama blogger lain kayak gimana itu kotak aslinya terus kartu garansinya bentuknya seperti apa. Super duper terima kasih sama para beauty blogger digrup Indonesian Female Bloggers.

source: 2ndposterdesigner.wordpress.com

Aku baru ingat kalau sebelum ke mall itu, aku sebelumnya ke minimarket dan disamping mini market tersebut ada toko resmi penjual kamera dan teman aku minta brosur harga kamera pada saat itu. Sampai rumah aku cek-cek harganya dan besok hari kepengen beli disana tetapi tokonya pada malam hari sudah tutup dan didepan tokonya bertuliskan social media-nya dan semua sosmednya aku add dan lihat-lihat dulu dan begitu banyak testimoni dan sangat terpercaya.

Pada saat daang ke toko tersebut hanya ditanyain "mau beli kamera" dan pas dijawab "sony a5000". Setelahnya langsung diambilin tanpa ba bi bu dan tanpa menjelekka kamera lain serta tanpa membuat aku bingung. Jelas, toko ini sudah tau maunya customers dan aku super yakin terpercaya, jelas saja semua yang dilihatkan dari kotak, garansi sampai lensanya kepunyaan Sony asli. Akhirnya dengan senang membawa pulang kamera Sony Alpha 5000 tercinta yang berwarna putih. 😍

source: pinterest.com 

Maaf panjang banget ya cerita aku. Nanti dipostingan selanjutnya aku bakalan kasih tips agar tidak tertipu saat membeli kamera. Ditunggu ya. 😉



LOVE,